Video »

Video Lainnya:

Update: 30 06 2014
Jazz Prancis

SUARA PEMBARUAN DAILY


Jazz yang Riang dari Prancis

ditulis oleh Eddy Koko

Riang. Itu mungkin kata yang cocok buat musik yang disuguhkan kelompok musik dari Prancis, Les Yeux Noirs, di News Cafe Kemang, Jakarta, Rabu (6/9) malam. Grup yang terdiri dari Eric Slabiak dan Oliver Slabiak (biola), Pascal Rondeau (gitar), Francois Anastasio (bas), Francois Perchat (selo), Constantin Bitica (akordion), Anthony Marcos (dram) dan Marinet Miu (simbalum) mampu menggugah jiwa penonton lewat permainan jazz ala Prancis ini. Semua penonton seakan terhipnotis oleh gaya dan ramuan musik dari Grup Les Yeux Noirs tersebut. Sebanyak 24 lagu yang disajikan tidak satu pun gagal menggugah emosi pengunjung News Cafe Kemang.

Grup Les Yeux Noirs merupakan grup musik yang condong memilih corak musik Gypsy dalam permainannya. Seperti diketahui, Gypsy memiliki beat yang sangat dinamis. Orang bisa langsung tersentuh emosinya, ingin 'bergerak', kala mendengarkan musik itu. Grup itu tampaknya menjadikan itu sebagai modal untuk penampilannya.


Diakui Erick Slabiak, musik yang dimainkan bersama teman-temannya dalam kelompok Les Yeux Noirs memang sangat kental dengan warna Gypsy. Bahkan, tema yang diterapkannya sungguh beragam, diambil dari berbagai negara, seperti Romania, Hungaria, Rusia dan Armenia. Tema musik yang beragam tersebut menjadikan Les Yeux Noirs sebagai sebuah grup musik berkelas di tingkat dunia. Aransemen mereka mampu memberikan ruang cukup bebas untuk pengembangan irama secara spontan.


Para pemusik Prancis ini ingin menggambarkan kehidupan orang-orang yang selalu dalam pengasingan, terperangkap, tetapi tetap ingin hidup. Namun dalam jiwa mereka yang 'papa' tersebut tetap ada semangat untuk hidup, untuk bebas. Dan, Les Yeux Noirs mengajak para penonton untuk berbagi perasaan secara intens tanpa ada kepalsuan. Dengan stamina dan teknik bermusik yang cukup bagus, pendukung Les Yeux Noirs mampu menyuguhkan hiburan yang berbobot.


Namun Les Yeux Noirs sering 'keterlaluan' dalam mengaduk-aduk emosi penonton. Bayangkan, setelah memainkan nomor Yiddishe Mame yang berirama gembira, menghentak dan membuat pendengarnya meletup-letup, tiba-tiba disuguhkan lagu dengan warna balada yang memelas, Ciora. Setelah orang dibuai dalam 'kesedihan' Ciora, mereka kembali menyajikan warna Ricky Martin yang sangat energik lewat nomor Liebkeit.


Grup Les Yeux Noirs ini dianggap sebagai salah satu grup musik terbaik yang memainkan musik dalam warna Gypsy. Erick Slabiak yang sudah sejak usia lima tahun memainkan biola dan pernah memenangkan penghargaan pertama di The Brussels Royal Conservatory of Music, mampu memainkan sejumlah alat musik tradisional. Sementara adiknya, Oliver Slabiak, juga sudah sejak usia tujuh tahun memainkan biola dan juga sempat mendapat penghargaan pertama untuk biola di Brussels Royal Conservatory of Music. Kedua kakak beradik ini menyukai musik Gypsy dan Yiddish (musik daerah dengan bahasa yang digunakan sebagian besar orang Yahudi di seluruh dunia).


Pascal Rondeau adalah gitaris yang mempunyai perhatian terhadap musik tradisional, termasuk Gypsy dan Yiddish, serta pernah bekerja pada kabaret Gypsy selama sembilan tahun. Francois Anastasio yang berdarah Sisilia (Italia) dan lahir di kawasan Gypsy, Montreuil (Paris), merupakan anak pembuat biola. Francois adalah penggemar berat Django Reinhardt juga musik-musik dari Eropa Timur. Sementara Francois Perchat yang dipercayakan memainkan selo sempat belajar musik klasik di Paris Conservatory of Music dan bermain bersama sejumlah orkestra.


Yang paling lain adalah Marian Miu. Ia memainkan alat musik tradisional simbalum. Alat musik mirip kecapi yang dimainkan dengan cara ditabuh (bukan dipetik), dipelajarinya sejak usianya masih empat tahun dari sang ayah. Dengan simbalum ini pula Miu berkelana ke seluruh dunia sampai akhirnya terdampar dan tinggal di Belgia. Sebelumnya, ia menjelajahi Washington, Los Angeles, Philadelpia, Las Vegas, New York, Abidjan, Burundi, Kuba, Yunani, Yugoslavia dan Prancis.


Dibaca: 00885 kali
   »
   »